Scoliosis Berdasarkan Jenis dan Penanganannya

Bristool – Scoliosis dikenal sebagai salah satu gangguan penyakit pada tulang belakang. Seseorang yang mengalami scoliosis harus mendapatkan penanganan yang tepat misalnya pada klinik khusus penanganan scoliosis di Jakarta.

Scoliosis dapat bertumbuh atau berkembang seiring berjalannya waktu. Ketika kondisi ini mencapai level parah, maka tulang belakang akan mengalami pembengkokan yang parah pula. Tentu saja hal ini dapat mengganggu sistem saraf lain yang ada di sekitar tulang tersebut.

penanganan scoliosis di Jakarta

Jenis dan Penanganan Scoliosis

Penyakit scoliosis bukan penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Ada banyak penanganan untuk scoliosis. Namun sebelum itu, Anda perlu paham apa saja jenis scoliosis jika dilihat dari sebabnya. Berikut di bawah ini beberapa jenisnya:

1. Degeneratif

 Ketika seseorang beranjak menjadi tua atau usianya semakin bertambah, maka akan ada gejala aus pada bagian tulang belakang dan bantalannya. Kondisi aus ini semakin lama akan semakin menimbulkan kerusakan. Kemudian saat sudah rusak, scoliosis bisa timbul. Malah bisa dibilang scoliosis jenis ini disebabkan oleh kondisi usia yang semakin tua.

2. Congential

 Selanjutnya ada scoliosis congential. Scoliosis jenis ini terjadi saat penderita masih dalam kandungan. Pertumbuhan janin dalam kandungan tidak selamanya berjalan sempurna. Pada penderita scoliosis congential, janin atau bayi dalam kandungan mengalami gangguan pada pertumbuhan tulang belakangnya. Pertumbuhan tulang belakang janin tidak bekerja sebagaimana normalnya. Sehingga bayi terlahir mengalami scoliosis.

3. Idiopatik

 Jenis scoliosis idiopatik ini adalah gangguan scoliosis yang paling sering ditemukan. Scoliosis ini terjadi saat masa pertumbuhan. Penyebabnya ada beraneka ragam, contohnya adalah aktivitas yang membungkuk yang terlalu sering. Dari aktivitas yang sering membungkuk tersebut akhirnya menyebabkan terjadinya scoliosis idiopatik. Scoliosis jenis ini juga ada beragam, ada yang ringan dan ada juga yang parah.

4. Neuromuscular

 Sesuai dengan namanya, scoliosis jenis ini disebabkan oleh adanya kerusakan pada saraf atau otot. Kerusakan saraf atau otot ini lantas menjadikan tulang belakang melengkung. Hal ini bisa karena faktor aktivitas yang salah, sehingga mempengaruhi jaringan otot yang berakhir pada gangguan scoliosis.

Semua jenis scoliosis di atas, memang punya penyebab yang berbeda-beda. Namun semua jenis di atas dapat disembuhkan. Adapun penyembuhan scoliosis ini tidak bisa dilakukan dengan konsumsi obat. Penyakit ini harus secara langsung ditangani oleh dokter ahlinya.

Metode penyembuhan yang akan dilakukan juga berdasarkan tingkat keparahan pembengkokan tulang belakang. Jika scoliosis yang diderita belum terlalu parah, biasanya dokter terapi akan menyarankan untuk observasi.

Observasi yang dimaksud di sini adalah menjalankan terapi ringan untuk memastikan bahwa Scoliosis dapat sembuh dengan sendirinya berkat terapi ringan tersebut. Terapi yang dilakukan adalah seperti berenang, yoga, pilates, dan lain-lain.

Ada banyak klinik penanganan scoliosis yang bagus di Jakarta. Jika Anda adalah salah satu penderita scoliosis, Anda bisa menemui salah satu yang terbaik.